Banjir Luapan Sungai Siak di Pekanbaru, 17 KK Mengungsi ke Tenda

Kondisi Jalan Sudirman ujung yang banjir karena luapan pasang Sungai Siak

Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru,  mendirikan tenda penampungan bagi 17 kepala keluarga (KK) yang mengungsi, karena terdampak banjir luapan Sungai Siak di Kelurahan Meranti Pandak.

Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru Markarius Anwar mengatakan sebelumnya ada 8 KK, lalu bertambah menjadi 17 KK dengan tiga di antaranya di tenda dinas sosial. Pihaknya memastikan kebutuhan dan pelayanan darurat bagi warga terdampak banjir bisa terpenuhi."Insya Allah, kebutuhan-kebutuhan ini akan kita penuhi. Untuk kebutuhan harian kita bantu melalui dapur umum," katanya seperti dikutip dari Antaranews di Pekanbaru, Kamis (8/1/2025).

Mengingat kondisi cuaca khususnya di bagian hulu masih berpotensi terjadinya hujan, Markarius menghimbau warga yang menetap di pinggiran Sungai Siak untuk tetap siaga, sebab kemungkinan masih terjadi kenaikan level air."Dari informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika, di Kampar dan Rokan Hulu masih berpotensi hujan. Itu kita antisipasi dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kita juga sudah siap di lapangan," tuturnya.

Meluapnya Sungai Siak ini juga menyebabkan Jalan Sudirman Ujung juga tergenang air, sehingga menyandera mobilitas warga. Jalan yang menghubungkan antara Rumbai dan pusat kota tersendat oleh genangan air setinggi lutut orang dewasa atau sekitar 50 centimeter.Karakteristik jalan yang berbentuk cekungan membuatnya rentan menjadi penampung air. Apalagi, saat Sungai Siak meluap akibat intensitas hujan tinggi dalam dua pekan terakhir, yang membuat drainase di kedua sisi jalan kehilangan fungsinya. (***/srl)